Meliat situasi ani mengingatkan aku arah scenes dalam movie. Baik arah movie Hollywood, Bollywood, Melayuwood, Chinawood atau yang seumpamanya, mesti ada scene cemani ani. Tapi yang ku liat ani bukannya movie, tapi belaku di dapan mataku banar-banar. Laki-laki atu mengugut memutung lihir si Suraya kalau aku menghampiri ia. Kalau ada pistol ku timbak sudah ia ni. Tapi macam tah aku pandai menimbak jua. Silap-silap lain pulang yang ku timbak karang."Rileks bui, rileks. Sudah ku bagitau, jangan suka-suka ati mencabut nyawa urang ani. Tugas malaikat...